Sun. Feb 28th, 2021

Halo para blogger! Apakah Anda sedang mencari cara untuk menambahkan atau membuat XML Sitemap di blog Anda? Kebetulan sekali Kami ingin menunjukkan kepada Anda bagaimana cara yang simple dalam mempelajari cara membuat XML Sitemap dan selanjutnya kami akan memberi tahu Anda cara mengirimkan XML Sitemap ke search engine agar cepat terindex.

Tapi sebelum itu Anda harus benar-benar paham tentang dasar xml sitemap, karna itu sangatlah Penting untuk meningkatkan performa Situs Anda. Apalagi anda sedang menjalankan toko atau online business ! Maka dari itu untuk semua para blogger harus memiliki SITEMAP .

Sebelum kita melangkah mempelajari cara membuat XML Sitemap, terlebih dahulu yang perlu Anda pahami adalah semua tentang apa itu XML Sitemap.

Cara membuat xml sitemap dengan mudah

Apa itu XML Sitemap?

XML sitemap (peta situs)  adalah suatu daftar halaman yang bisa di access oleh manusia atau search tools dan salah satu di antaranya adalah alat bantu untuk masterweb yang memudahkan pengenalan di dalam website. Dengan, search engine seperti google dengan mudah menjelajahi dan meraih halaman-halaman yang ada di dalamnya .

Sama halnya dengan Website pada umumnya, blog juga memerlukan XML Sitemap pada website agar search engine dengan mudah merayapi isi konten dan semua halaman di dalamnya. Dalam sistem XML Sitemap ini pengguna dapat melakukan submit Sitemap web berbasis XML langsung ke Google yang akan membantu Google meng-index halaman web dengan mudah.

Perbedaan XML Sitemap dengan HTML Sitemap

Secara umum, Sitemap dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu XML Sitemap dan HTML Sitemap. Perbedaan utama dari kedua itu yaitu untuk XML sitemap dibuat khusus search engine sedangkan HTML Sitemap untuk Website users .

XML Sitemap  – digunakan untuk pemilik Website untuk memberi tahu search engine tentang semua halaman yang ada di Website mereka.

HTML Sitemap –  ini dibuat untuk users dan menyediakan navigasi yang mudah ke halaman. Hal ini bergantung pada pengguna tentang halaman Kontak  atau  Profil Perusahaan  dan lain sebagainya. 

Tapi Sementara beberapa pemilik website masih memiliki HTML sitemap hari ini, secara penggunaan XML Sitemap telah berkembang.

Tapi Saat ini Sitemap diterbitkan dalam format XML dan bukan HTML, dan target mereka adalah search engine dan bukan orang.

Mari kita mulai dengan terlebih dahulu tutorial, kemudian belajar bagaimana cara yang paling simple untuk menghasilkan kedua Sitemap tersebut di situs WordPress.

Manfaat Menggunakan XML Sitemap

1. Memudahkan Menemukan Situs Anda

XML sitemap akan memudahkan para pengunjung yang datang dari berbagai sumber untuk melihat apa saja yang Ada di dalam website Anda, sehingga dapat dikatakan User friendly dan tidak membuat seseorang bingung.

2. Rujukan dari Robot txt

XML sitemap membawa pengaruh yang besar terhadap visibilitas Website di search engine karena dijadikan rujukan oleh robot.txt untuk crawl Website. Jadi oleh ingin memiliki sebuah website yang diakui search engine maka Anda harus memiliki Sitemap.

3. Dapat Meningkatkan Penjualan secara online

Dengan memiliki WordPress XML Sitemap akan meningkatkan optimasi search engine situs atau blog. Fitur ini dapat digunakan sebagai tools yang berharga untuk meningkatkan penjualan secara online, yang bertujuan untuk merangsang traffic langsung pada blog Anda.

Baca juga: 27 cara meningkatkan traffic di blog Anda .

Sekarang Anda sudah memahami semua tentang apa yang dimaksud dengan Sitemap, sekarang kami akan jelaskan cara membuat XML Sitemap dengan beberapa Metode yang mudah dan nantinya bisa Anda gunakan. Ikuti Langkah-langkah sebagai berikut.

Cara Membuat XML Sitemap Menggunakan Plugin wordpress

Kami disini membahas cara membuat sitemap di WordPress menggunakan beberapa metode dengan menggunakan plugin wordpress untuk membuat sitemap, jadi ikuti langkah demi langkah yang mudah ini.

Metode 1: Membuat Sitemap Menggunakan Yoast SEO plugin

Yoast SEO adalah salah satu plugin SEO WordPress terbaik di dunia, Saran dari Kami pakailah Yoast SEO untuk mengembangkan website Anda, plugin ini juga dapat membantu Anda dalam membuat XML Sitemap untuk blog Anda, membantu analyze legibility, bisa membaca meta description, membantu analyze keyword dan Masih banyak lagi loh teman-teman, dengan bantuan plug ini anda bisa sampai pada Ranking pertama Google, asalkan Anda pandai analyze keyword, dan cerdas dalam mendapatkan segala jenis backlink DoFollow dan berkualitas. ok langsung saja otw gaes.

1. Yang Pertama Instal Dan aktifkan Plugin Yoast SEO , meninjau tinjauan untuk review cara menginstal plugin silakan ikuti tutorial berikut  .

Instal dan plugin WordPress Yoast SEO

2. Setelah plugin sudah diaktifkan, silakan pilih menu SEO > Features dan aktifkan bagian  halaman XML Sitemap, kemudian klik ( save );

Cara mengaktifkan plugin XML Sitemap Yoast SEO

3. Features ini akan mengaktifkan XML Sitemap untuk situs WordPress Anda dan menu XML Sitemap  akan muncul di bawah menu  SEO. Untuk menampilkan XML Sitemap yang dibuat oleh Yoast SEO, Anda klik pada bagian bertanda (?), Kemudian klik XML Sitemap untuk preview.

klik-xml-sitemap-untuk-melihat-peta-situs

4. Dengan langkah tersebut, Anda telah berhasil membuat XML Sitemap yang telah dibuat oleh SEO Yoast. Anda dapat membuka link  XML Sitemap Anda . Dan seperti hasilnya ini.

xml-peta situs-yang-dihasilkan-yoast-seo

Metode 2: Membuat XML Sitemap menggunakan Google XML Sitemap

Google XML Sitemap plugin juga dapat digunakan untuk membuat XML Sitemap di Website Anda, dengan tujuan yang sama dengan membantu search engine dalam melakukan crawl di website Anda.

Plugin ini automatic membuat wordpress XML Sitemap untuk semua halaman WordPress dan URL custom. Selain itu, secara automatic akan membantu search engine jika ada konten baru yang di terbitkan (publish).

Berikut ini adalah beberapa langkah yang perlu Anda lakukan untuk membuat XML Sitemap ke semua halaman WordPress

1. Instal dan aktifkan Google XML Sitemap plugin, jika Anda belum mengetahui cara menginstal plugin, silakan baca tutorial berikut ini .

install-dan-aktifkan-plugin-google-xml-sitemap.

2. Setelah plugin diaktifkan, secara automatic akan membuat XML Sitemap untuk website Anda.

3. Untuk check, akses URL XML Sitemap melalui menu  Settings  > XML Sitemap.

cara-Mengecheck-xml-sitemap-yang-dihasilkan-google-XML-Sitemap

Lihat Sitemap yang dihasilkan oleh Google xml Sitemap plugin.

lihat-xml-sitemap-yang-dihasilkan-google-xml-sitemap

Metode 3: Membuat HTML Sitemap di blog WordPress

Untuk plugin yang telah Kami bahas ini dapat membantu Anda dalam membuat HTML Sitemap. Selanjutnya, jika Anda ingin menambahkannya dapat menggunakan WP Sitemap Page plugin. Langkah yang pertama adalah:

1. Instal dan aktifkan plugin WP Sitemap Page  pada Website Anda.

install-dan-aktifkan-xml-sitemap-wp-sitemap-page

2. Buat halaman baru dan tambahkan shortcode berikut pada post [wp_sitemap_page]  , untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar di bawah ini:

tambahkan-kode-pendek-pada-postingan-wp-sitemap-page

3. Silakan Publish dan untuk survey perubahan silahkan access URL halaman tersebut. 

Metode 4: Membuat XML Sitemap Secara Menual (Tanpa Plugin)

Untuk membuat XML Sitemap Manual ini, Anda harus berkunjung ke www.xml-sitemap.com.

Setelah itu, URL anda kemudian Klik pada tombol mulailah ;

nama-url-untuk-membuat-xml-peta situs-manual

Selanjutnya tunggu beberapa menit untuk dilakukan prosess pembuatan XML Sitemap.

proses-pembuatan-xml-sitemap

Setelah dilakukan prosess pembuatan XML Sitemap, Anda dapat melihat detailed XML Sitemap yang telah Anda buat.

klik-lihat-detail-dihasilkan-untuk-melihat-xml-sitemap

Selanjutnya Anda klik pada tombol lihat detailed XML Sitemap , Anda akan melihat tampilan XML Sitemap Anda.

Disini Anda dapat men-download, kemudian Kirim ke Google search engine .

download-xml-sitemap-anda-yang-sudah-jadi

Anda juga bisa beralih membuat XML Sitemap yang Pro.

beralih-untuk-membuat-xml-peta situs-pro

Metode 5: Membuat XML Sitemap menggunakan Jetpack

Pertama login ke dashboard wordpress (Jetpack), lalu klik tombol Settings > lalu lintas (berbagi) .

Kemudian klik pada tombol search untuk melihat XML Sitemap yang telah dihasilkan Jetpack plugin.

Berikut adalah XML Sitemap yang dibuat oleh Jetpack secara automatic.

Anda juga dapat menghidupkan tombol pengungkit google untuk mengirimkan XML Sitemap anda secara otomatis ke Google search console.

Setelah anda selesai membuat XML Sitemap wordpress Anda, sekarang waktunya mengirimkan XML Sitemap yang Telah Anda buat dengan mudah ke search engine.

Metode 5: Membuat XML Sitemap Menggunakan Screaming Frog

Sekarang kita akan belajar cara membuat XML sitemap menggunakan Screaming frog untuk SEO, karna pemilik situs besar, seperti niagahoster, Hostinger dll menggunakan sitemap ini untuk meningkatkan SEO mereka, mari ikuti step by step.

1) Merayapi Website

Buka Spider SEO, ketik atau salin di website yang ingin Anda rayapi di kotak “enter url to spider” dan tekan “start“.

Merayapi untuk membuat Peta Situs XML

2) Klik “Sitemap > XML Sitemap”

Saat Crawling telah mencapai 100% dan selesai, klik opsi ” XML Sitemap ” di bawah “Sitemap” di menu tingkat atas.

Buat Peta Situs XML

Ini akan membuka sejumlah opsi configuration Sitemap .

3) Pilih “Halaman” Untuk Disertakan

Hanya halaman HTML yang disertakan dalam tab “internal” dengan response OK “200” dari Crawling yang akan disertakan dalam XML Sitemap sebagai default. Jadi, Anda tidak perlu khawatir tentang Redirect (3XX), error sisi klien (error 4XX, seperti broken link ) atau error server (5XX) yang disertakan dalam Sitemap. Namun, Anda dapat memilih untuk menyertakannya secara opsional, karena dalam beberapa skenario Anda mungkin memerlukannya.

Halaman yang diblokir oleh robots.txt, disetel sebagai “noindex”, telah “canonicalized” (URL canonical berbeda dengan URL halaman), paginasi (URL dengan rel = “prev”) atau PDF juga tidak disertakan sebagai standar. Ini semua dapat disesuaikan dalam configuration “halaman” XML Sitemap, jadi cukup pilih preferensi Anda.

Halaman untuk disertakan dalam Peta Situs XML

Anda dapat melihat URL mana yang tidak memiliki response, diblokir, atau redirect atau error di bawah tab “Responses” dan menggunakan filter masing-masing. Anda dapat melihat URL mana yang merupakan “noindex”, “canonicalised” atau memiliki elemen link rel = “prev” di bawah tab “Directive” dan menggunakan filter juga.

Petunjuk untuk Peta Situs XML

4) Kecualikan Halaman Dari XML Sitemap

Di luar opsi configuration di atas, mungkin ada halaman tanggapan HTML 200 “internal” tambahan yang tidak ingin Anda sertakan dalam XML Sitemap.

Hapus halaman dari Peta Situs XML

Misalnya, Anda tidak boleh menyertakan halaman “duplicate” dalam Sitemap. Jika laman dapat dijangkau oleh dua URL berbeda, misalnya http://example.com dan http://www.example.com (dan keduanya diselesaikan dengan response “200”), maka hanya satu versi canonical yang disukai harus dimasukkan dalam Sitemap. Anda tidak boleh menyertakan URL dengan ID sesi (Anda dapat menggunakan features penulisan ulang URL untuk menghapusnya selama crawling), mungkin ada beberapa URL dengan banyak parameter yang tidak diperlukan, atau hanya bagian dari Website yang tidak diperlukan.

Ada beberapa cara untuk memastikannya tidak disertakan dalam XML Sitemap –

  • Jika ada bagian dari website atau jalur URL yang tidak ingin Anda sertakan dalam XML Sitemap, Anda dapat mengecualikannya dalam configuration pra-crawling. Karena tidak akan di crwled, mereka tidak akan dimasukkan dalam tab “internal” atau XML Sitemap.
  • Jika Anda telah merayapi URL yang tidak ingin Anda sertakan dalam export XML Sitemap, sorot saja di “tab internal” di panel jendela atas, klik kanan dan “delete”, sebelum membuat XML Sitemap.
  • Atau, Anda dapat mengexport tab “internal” ke Excel, memfilter dan menghapus URL apa pun yang tidak diperlukan dan upload kembali file dalam mode daftar , sebelum membuat XML Sitemap.

5) Pilih Tanggal Modifikasi Terakhir

Ini adalah atribut yang sepenuhnya opsional untuk disertakan dalam XML Sitemap, jadi Anda dapat “menghapus centang” pada kotak “include the lastmod tag” jika Anda tidak ingin menyertakan tanggal modifikasi terakhir file. Ini hanya petunjuk bagi search engine ketika halaman terakhir di update.

XML Sitemap Lastmod

Jika Anda ingin memasukkan “lastmod”, cukup pilih apakah Anda ingin menggunakan response “terakhir diubah” yang disediakan langsung dari server Anda (dan lihat dalam kolom “Modifikasi Terakhir” di tab “Internal”) atau gunakan tanggal khusus.

6) Pilih “Prioritas” URL

“Prioritas” adalah atribut opsional untuk disertakan dalam XML Sitemap. Anda dapat “menghapus centang” pada kotak “sertakan tag prioritas”, jika Anda tidak ingin menyetel prioritas URL. Prioritas memberikan petunjuk kepada search engine tentang pentingnya URL, relatif terhadap URL lain di situs Anda. Nilai yang valid berkisar dari 0,0 hingga prioritas tertinggi 1,0, dengan default 0,5.

atribut prioritas di peta situs xml

SEO Spider memungkinkan Anda untuk mengconfiguration ini berdasarkan “level” (kedalaman) URL. Anda dapat melihat “level” URL di bawah kolom “level” di tab “Internal”.

Seperti yang ditunjukkan pada screenshot di atas, secara default homepage (atau halaman awal crawler) disetel ke prioritas tertinggi “1”, turun dengan prioritas 0,1 dengan setiap tingkat kedalaman turun ke 0,5 untuk level 5+. Ini dapat disesuaikan dengan preferensi Anda.

Harap diingat, “prioritas” URL, tidak akan mempengaruhi bagaimana mereka dinilai dalam search engine. “Prioritas” digunakan untuk meningkatkan kemungkinan halaman terpenting di crawl dan di index. Pada kenyataannya, Google melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam mengerjakan ini secara algorithmic.

7) Pilih “change frequency” URL

“Changefreq” adalah atribut opsional lain yang “mengisyaratkan” seberapa sering halaman cenderung berubah.

SEO Spider memungkinkan Anda untuk mengonfigurasinya berdasarkan response “last modification” atau “level” (kedalaman) URL. Opsi “hitung dari tajuk yang terakhir diubah” berarti bahwa jika halaman telah diubah dalam 24 hours terakhir, itu akan disetel ke “daily”, jika tidak, itu disetel sebagai “monthly”.

Frekuensi Perubahan Peta Situs XML

Harap diingat, ini bukan perintah ke search engine, hanya “petunjuk”. Google pada dasarnya akan merayapi URL sesering yang ditentukan secara algoritme, atas “petunjuk” apa pun yang Anda berikan dalam XML Sitemap.

8) Pilih Gambar Untuk Dimasukkan Dalam Sitemap

Ini sepenuhnya opsional apakah akan menyertakan gambar dalam XML Sitemap. Jika option “include a picture” dicentang, maka semua gambar di bawah tab “Internal” (dan tab “image”) akan disertakan secara default. Jika gambar Anda ada di CDN, sub domain, atau berada secara external, gambar tersebut akan muncul di bawah tab “external” dalam UI. Anda dapat memasukkan regex ke dalam configuration untuk memasukkannya ke dalam XML Sitemap.

Generator Peta Situs XML Gambar

Biasanya Anda tidak perlu menyertakan gambar seperti logo Anda sendiri, spacer, atau ikon profil media sosial dalam XML Sitemap, jadi Anda dapat memilih untuk hanya menyertakan gambar dengan sejumlah referensi atribut sumber untuk mengecualikannya.

Seringkali gambar seperti logo ditautkan ke seluruh situs, sementara gambar pada halaman produk sebagai contoh, yang biasanya ingin Anda sertakan, mungkin hanya ditautkan ke satu atau dua kali. Ada kolom “link IMG” di tab “image” yang menunjukkan berapa kali image direferensikan untuk membantu menyesuaikan jumlah “inbound link” yang mungkin cocok untuk dimasukkan.

Hapus Peta Situs XML Gambar Seluruh Situs

Anda juga dapat mengklik kanan dan “remove” image yang tidak ingin Anda sertakan juga, seperti halnya URL lainnya.

9) Sertakan hreflang

Jika Anda sudah menyiapkan hreflang di situs, baik melalui attribute atau HTTP Header, Anda dapat memilih untuk menambahkan hreflang ke XML Sitemap.

Peta Situs XML Hreflang

Harap diperhatikan – SEO Spider hanya dapat membuat XML Sitemap dengan hreflang jika sudah ada saat ini (sebagai atribut atau melalui header HTTP). Lebih banyak lagi yang akan datang ke sini.

10) Klik “Next” Untuk Menghasilkan XML Sitemap.

Setelah Anda selesai meng-configuration berbagai atribut dan option Sitemap, Anda cukup mengeklik “berikutnya” untuk membuat XML Sitemap. File Sitemap tidak boleh berisi lebih dari 50.000 URL dan tidak boleh lebih dari 50 MB saat tidak ter-compressed. Karenanya, jika Anda memiliki lebih dari 49.999 URL, laba-laba SEO akan secara otomatis membuat file Sitemap tambahan dan file index Sitemap yang mereferensikan lokasi Sitemap.

Buat Peta Situs XML

Kemudian klik “save” ke lokasi pilihan Anda di engine Anda. Meskipun hanya itu langkah-langkah yang diperlukan untuk membuat XML Sitemap, ada beberapa langkah lagi yang kami rekomendasikan setelahnya! Sumb3r generator Screaming frog.

Berikut Adalah Cara Submit XML Sitemap Ke search engine

Langkah 1: Mengirimkan XML Sitemap ke Bing Webmaster

Mirip dengan Google Search Console , Bing juga menawarkan Bing Webmaster Tools untuk membantu pemilik website mengirimkan Website mereka di search engine Bing.

Untuk Mengirimkan XML Sitemap Anda ke Bing, Anda perlu mengunjungi situs Webmaster tools Bing dan sign up untuk sebuah akun. Setelah Anda sign up, Anda dapat menambahkan website Anda di bawah bagian Add a site .

menambahkan-situs-untuk-submit-xml-sitemap-ke-bing

Di layar berikutnya, Anda akan mengikuti untuk memasukkan detailed Website Anda termasuk URL Sitemap XML.

memasukkan-detail-xml-peta situs-ke-bing

Klik pada tombol send untuk melanjutkan.

Bing sekarang akan meminta Anda untuk mem-verify kepemilikan Situs Anda dan akan menunjukkan beberapa metode untuk melakukannya.

Kami menggunakan metode penggunaan tag Meta. Cukup salin baris tag meta dari halaman dan tempelkan pada file text kosong di komputer Anda.

menempelkan-tag-meta-ke-komputer

Sekarang login ke dashboard WordPress Anda menginstal dan aktifkan Insert Headers and Footers plugin ke situs Anda.

Setelah aktivasi, Anda perlu mengunjungi halaman  Settings > Insert Headers and Footers dan tambahkan kode yang Anda lihat sebelumnya di kotak Script pada header .

menempelkan-kode-ke-header

Jangan lupa klik tombol save untuk menyimpan perubahan Anda.

langkah 2: Submit XML Sitemap ke Yandex Webmaster Tools:

1. Buat akun Yandex

Sekarang Kami akan menunjukkan kepada Anda langkah mengirimkan XML Sitemap ke webmaster Yandex, Kalau Anda belum memiliki akun Yandex, Anda harus terlebih dahulu sign up.

Untuk membuat akun, buka halaman ini:  https://passport.yandex.com/registration

Sekarang isi data Anda [username, password, dll.] Dan klik tombol [Register].

"mengisi-data-untuk-submit-xml-sitemap-ke-yandex

Yandex ingin menambahkan nomor telepon untuk memudahkan Anda mengatur akun nanti jika Anda lupa password.

Namun, dimungkinkan untuk melewati ini dan menggunakan pertanyaan keamanan sebagai.

2. Tambahkan situs Anda

Sekarang Anda memiliki akun Yandex, Anda dapat login ke webmaster tools Yandex untuk menambahkan situs Anda.

Buka di sini untuk mengaccsess  webmaster tools Yandex:  https://webmaster.yandex.com/

Masuk jika perlu, lalu klik tombol [Go]. Sekarang Anda akan melihat halaman di mana Anda dapat mengirimkan situs Anda.

Selanjutnya, klik tombol Add site , atau tombol [+] di bagian atas.

klik-tombol-tambah-untuk-memasukkan-url

Sekarang Anda langsung untuk menambahkan URL beranda utama situs Anda. Pastikan untuk memasukkan versi yang benar, termasuk http / https dan www jika Anda menyarankan.

Untuk situs kami, kami aktifkan https, tetapi kami tidak memiliki subdomain www. Jadi kami memasukkan https tetapi tidak www.

memasukkan-awalan-https.

Setelah Anda memasukkan situs Anda ke dalam formulir, klik tombol kuning tambahkan [Add].

3. Verification Situs Anda

Selanjutnya, Anda perlu mem-verification Website untuk membuktikan kepada Yandex bahwa Anda adalah pemilik yang sah.

Webmaster tools Yandex memberikan 4 option untuk mem-verification:

Tag meta:  Tambahkan tag html ke bagian kepala situs Anda.

File HTML:  File upload html ke direktori root situs Anda.

Catatan DNS:  Tambahkan catatan TXT ke pengaturan DNS Anda.

WHOIS:  Tambahkan dan pengungkit email WHOIS Anda melalui Yandex.Passport.

Option meta tag sangat simple jika Anda menggunakan plugin SEO di WordPress.

memasukkan-tag-meta-ke-yoast-seo

Anda cukup menyalin text di dalam konten, bagian dari tag meta (tanpa tanda kutip) dan memasukkannya ke Yoast SEO plugin Anda.

Jika Anda menggunakan  Yoast SEO , pergilah ke Dashboard WordPress Anda > SEO > General > Webmaster tools.

Kemudian Tempelkan kode pengungkit ke dalam kotak untuk Webmaster tools Yandex.

menempelkan-kode-pengungkit

Anda juga dapat melakukan ini dengan sebagian besar plugin SEO bagus lainnya .

Sekarang kembali ke webmaster tools Yandex dan klik tombol [check]

Jika pengungkit berhasil, Anda akan mendapatkan confirmation bahwa situs Anda. Lalu klik configuration.

klik-konfirmasi-alamat-email

Jika tidak berhasil, kosongkan cache situs Anda dan coba lagi dan periksa ulang kode apakah sudah dimasukkan dengan benar.

Baca juga: Cara menggunakan Google Search Console

Kesimpulan

XML Sitemap adalah bagian terpenting dari Website. Xml sitemap tidak hanya meningkatkan pengalaman pengguna, tetapi juga membantu meningkatkan proses index dan crawler search engine oleh robot (SEO)

Anda juga ingin mencari penyedia Web Hosting yang murah dan berkualitas, silahkan di IDwebhost , niagahoster , Qword , Hostinger , Rumahwebdewaweb dan domainesia . Mereka menyediakan Hosting dengan harga murah dan mempunyai kualitas yang bagus.

Baca juga: plugin SEO Terbaik WordPress .

Terimakasih sudah membaca tutorial yang mudah ini, Tentang cara membuat XML Sitemap di wordpress Anda, Bagaimana menurut Anda? Mudah bukan? semoga situs Anda berkembang pesat dan menjadi situs paling populer di seluruh dunia setelah membaca artikel ini.

Baca juga: tema terbaik WordPress dan gratis .

Semoga tutorial terbaru dan terlengkap ini menjadi di peringkat 1 google ammiiinnn.🙏 ( ping google search console )

Advertisements
6 thoughts on “Cara Membuat XML Sitemap Menggunakan Plugin WordPress”

Leave a Reply